IMM Bukittinggi Perkuat Kader Muda Muhammadiyah
BUKITTINGGI, 2 Oktober 2026 — Semangat kaderisasi generasi muda Muhammadiyah kembali menguat di Kota Bukittinggi. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bukittinggi menggelar kegiatan pengkaderan yang diikuti lebih kurang 100 peserta dari Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi, Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bukittinggi, H. Gafnel, S.HI., M.H. Kehadiran pimpinan PDM menjadi bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi IMM sebagai bagian penting dalam menyiapkan generasi muda Muhammadiyah yang memiliki wawasan keislaman, intelektual, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Kegiatan pengkaderan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah alumni IMM dari berbagai angkatan. Kehadiran para alumni menjadi momentum silaturahmi sekaligus memberikan penguatan dan motivasi kepada para peserta yang sedang menjalani proses kaderisasi.
Para alumni berbagi pengalaman mengenai perjalanan berorganisasi, dinamika kehidupan mahasiswa, kepemimpinan, serta peran kader IMM dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, persyarikatan, dan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bukittinggi, Prof. Dr. Rusyaida D., M.A. Kehadiran pimpinan ‘Aisyiyah tersebut menunjukkan dukungan keluarga besar Muhammadiyah terhadap penguatan kaderisasi mahasiswa di Kota Bukittinggi.
Kaderisasi untuk Masa Depan Muhammadiyah
Dalam sambutannya, H. Gafnel menekankan bahwa kaderisasi merupakan bagian penting dari keberlanjutan gerakan Muhammadiyah. Menurutnya, mahasiswa yang mengikuti pengkaderan IMM diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap persoalan umat.
“Kader IMM harus mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan persyarikatan,” pesan H. Gafnel.
Ia berharap proses pengkaderan dapat menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah.
Lebih dari sekadar kegiatan organisasi, pengkaderan IMM diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang mempunyai kemampuan berpikir kritis, berwawasan kebangsaan, memiliki semangat dakwah, serta siap mengambil peran dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Sementara itu, kehadiran alumni IMM dari berbagai generasi memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Hubungan antara kader dan alumni diharapkan terus terjalin sehingga pengalaman generasi sebelumnya dapat menjadi inspirasi bagi kader-kader baru.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara IMM, PDM, PDA, alumni, dan lingkungan perguruan tinggi dalam membangun kualitas generasi muda.
Dengan jumlah peserta yang mencapai hampir 100 mahasiswa, pengkaderan IMM Cabang Bukittinggi menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat regenerasi kader Muhammadiyah di kalangan mahasiswa.
Para peserta diharapkan mampu membawa semangat kaderisasi tersebut ke lingkungan kampus dan masyarakat serta menjadi generasi muda Islam yang berkemajuan, berintegritas, dan siap melanjutkan estafet perjuangan Muhammadiyah.
Kegiatan kaderisasi seperti ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah Bukittinggi dalam memperkuat pembinaan generasi muda dan mengembangkan dakwah melalui pendidikan serta organisasi.

0 Komentar